Pernah mendengar istilah tersebut sebelumnya, mengenai siapa/apa itu conjunction. Tenang, buat yang belum pernah dengar tidak perlu khawatir karena kita akan sama-sama membahasnya. Sebenarnya conjunction merupakan kata penghubung antara kata, frasa, klausa hingga kalimat. Untuk lebih jelasnya mari kita lanjut membaca ke paragraf berikutnya.
Konjungsi atau conjunction terbagi ke dalam dua macam yaitu cordinating-conjunctions dan subordinating-conjunctions.
1–Konjungsi Kordinat
Cordinating conjunction biasanya menghubungkan dua item yang memiliki kesamaan secara gramatikal contohnya words dengan words, phrases dengan phrases, clauses dengan clauses. Bentuk paling umum dari kata penghubung ini antara lain seperti and, or, but yang juga termasuk ke dalam one-word cordinating-conjunctions atau yang dibentuk oleh satu kata saja.
Berikut ini merupakan beberapa contoh penggunaannya:
• Did you see it black or white? (Menghubungkan kata)
• It's so interesting and such a book. (Menghubungkan frasa)
• That was beautiful but disappeared when day had come. (Penghubung dua klausa)
• Monas is the tallest monument in Jakarta. And lake Toba is the largest in Sumatera. (Penghubung dua kalimat)
Selain itu, juga dipakai untuk menghubungkan dua prefix, pro and contra-new policies gathering outside.
Two-word conjunctions, beberapa bentuk konjungsi kordinat seperti both..and.., either..or.. dan neither..nor.. merupakan bentuk cordinating conjunctions dua kata/two-word. Berikut ini merupakan contoh-contoh penggunaannya.
• Both colors red and white are elements of Indonesia's flag. (Kedua warna merah dan putih merupakan unsur warna dari bendera Indonesia)
• You can choose either this or that, all on me. (Kamu bisa pilih ini atau itu, semua aku yang tanggung)
• Neither you nor I had been to space. (Kamu dan aku belum pernah ke luar angkasa)
📢 Perlu diperhatikan bahwa kita tidak bisa menggunakan dua conjunction sekaligus di luar dari konjungsi two-word untuk menghubungkan kata atau frasa.
Because he didn't study hard, so he failed the exam. ❌
Because he didn't study hard, he failed the exam. ✔
2–Konjungsi Subordinat
Biasanya dipakai untuk menghubungkan antara main clause dengan dependent cluase-nya. Bentuk-bentuknya terdiri dari although, after, before, as, if, that, until, since, when, whereas, while, once, so, as long as, provided that dll.
Aturan pertama, jika main clause-nya ditaruh di awal kalimat maka tidak perlu menggunakan koma (,) Everyone got many fish while I didn't. Berbeda jika main-clause nya ditaruh dibelakang maka subordinatnya menggunakan koma (,) While I eat my lunch, you can use my phone.
Seperti yang sudah kita highlight sebelumnya bahwa terdapat konjungsi subordinat yang memiliki lebih dari satu kata seperti as soon as, as long as, except that, in order that, so as to dll. Berikut contohnya I would run, except that I was tired (aku tadi akan lari hanya saja aku cape).
Tahukah kamu kalau conjunction ini juga bisa dimodifikasi atau ditambahkan adverbs. Mari kita lihat contoh-contohnya.
• She came here just when he had slept.
• I don't eat peanuts ever since I got allergy to.
Fakta lain yang cukup mencengangkan mengenai konjungsi ini ternyata bahwa kata dan frasa seperti as a result, firstly, anyway, above all, however, rather, then, on the contrary, though, therefore, eventually, as well kita menganggapnya sebagai konjungsi padahal merupakan kata dan frasa adverbs hanya saja mereka bisa memiliki arti yang sama dengan conjunction (cambridge dictionary). Perbedaannya terletak pada peletakannya dalam kalimat layaknya sebuah adverb. Coba bandingkan contoh kalimat di bawah.
(i) It's a fast train. Though it drove as if a regular one. ✔
(i) It's a fast train. It drove as if a regular one though. ✔
(ii) It drives fast because it's a fast train. ✔
(ii) It drives fast it's a fast train because. ❌
Dari perbandingan kalimat di atas dapat kita simpulkan jika because yang merupakan conjunction yang berfungsi menghubungkan dua clause berdasarkan gramatikal bukan arti, posisinya tidak bisa dipindah layaknya adverbs atau linking adjuncts tepatnya.
![]() |
| Gambar hanya pemanis - DOC dengan Wajah Lucu |

Komentar
Posting Komentar