Terkadang karena kita ingin cepat-cepat menguasai bahasa Inggris, sampai-sampai kita menyepelekan penguasaan present tense ini. Alih-alih mempelajarinya, kita malah langsung fokus ke tenses lainnya, itu juga tidak apa-apa sih. Namun, bagaimana jadinya kalau materi yang paling sering digunakan saja kita masih salah? Gak ada salahnya kan kita pelajari dulu tenses dasar yang satu ini.
Sebelum mulai, kami akan menyarankan untuk melihat artikel ini terlebih dahulu.
Struktur: Subject + V1 (We read the book =
Kami membaca buku)
Dalam kalimat negatif memiliki struktur:
Subject + Auxiliary Verb + not + V1 (We do not read the book)
Untuk kalimat interogatifnya: Auxiliary
verb + Subject + V1 (Do we read the book? = Apakah kita membaca buku?)
Perlu diperhatikan kalau subjeknya
he/she/it maka v1-nya pake ‘s/es’ he read the book ❌
he reads the book ✔ atau jika dalam kalimat negatif ataupun interogatif maka
auxiliary verb-nya mendapat tambahan ‘es’ she do not reads comics ❌ she does
not read comics ✔ do she reads comics? ❌ does she read comics? ✔
Selain do menjadi does, subject
he/she/it juga mempunyai kata kerja irreguler lainnya seperti go jadi goes dan
have jadi has. It go well ❌ it goes well ✔ he have five cars ❌ he has five cars
✔
Pertanyaan-pertanyaan yang sering
ditanyakan:
A: Kalau auxiliary verb-nya pake ‘es’
apakah v1-nya pake ‘s’ juga untuk subject he/she/it?
B: Tidak, jadi yang benar does she read
comics? ✔ Bukan does she reads comics? ❌
A: Selain ‘do/does’ auxiliary verb
present tense apa lagi?
B: Am, are, is adalah auxiliary verb
selain ‘do/does’. Kami akan berikan contoh kalimatnya yang menggunakan auxiliary
am, are, is:
Afirmatif: she is a doctor.
Negatif: she is not a doctor.
Interogatif: is she a doctor?
Selain itu, tahukah kamu jika auxiliary
verb dalam kalimat negatif ternyata bisa atau sering juga disingkat loh. Do not
jadi don’t, does not jadi doesn’t, is not jadi isn’t, are not jadi aren’t, dan
am not tidak bisa disingkat dan biasanya malah disingkat dengan subject-nya I’m
not. Karena seperti yang kita tahu auxiliary verb ‘am’ hanya dipakai untuk
subjek ‘I’ saja.
Untuk cara menjawab pertanyaan ya/tidak
dalam present tense kita bisa melihat contoh-contoh kalimat berikut:
Is he a football player? Yes, he is
(kalau mau jawab ya) no, he is not/isn’t (kalau mau jawab tidak)
Does she work today? Yes, she does
(kalau jawabannya ya dia masuk kerja) no, she does not/doesn’t (kalau
jawabannya dia tidak masuk kerja). Untuk auxiliary verb selain subject
he/she/it sesuaikan aja ya seperti yang sudah kita sebutkan di atas.
Kalimat interogatif dengan question
words seperti who, when, where, ataupun what juga bisa kita gunakan untuk
membuat kalimat tanya.
Contoh:
- When does she come here? (Kapan dia datang ke sini?)
- What color do you have shoes? (Warna sepatu kamu apa?)
- Where are you from? (Dari mana asalmu?)
- Who is your name? (Siapa namamu?)
Berikut adalah beberapa kegunaan atau fungsi present
tense dalam penggunaan sehari-hari:
- Untuk menyatakan kebenaran umum. Fire is hot (api itu panas)
- Sesuatau yang dilakukan rutin. I have lunch every 11 am (aku makan siang setiap pukul 11)
- Situasi yang terus berlanjut. The chicken is very happy with the coop (ayamnya sangat menyukai kandangnya).
- State verbs, karena bukan kata kerja aksi sehingga tidak memiliki bentuk continuous, stative verbs selalu menggunakan present tense. I am loving you ❌ I love you ✔ the food is tasting delicious ❌ the food tastes delicious ✔
Selain itu, basic tenses ini juga sering
digunakan dalam beberapa hal seperti untuk menceritakan dongeng, plot film
atau cerita, intruksi, hingga headline atau judul berita. Kita bisa lihat dari
contoh berikut.
- Dalam sebuah headline: The Flight Delayed for Bad Weather → The Flight Delays for Bad Weather (padahal penundaan penerbangannya terjadi kemarin)
- Suatu intruksi: When you reach the junction, turn right!
- Plot film/cerita lainnya: He quits his job and goes in search of adventure. He starts keeping chicken..
- Bercerita: When I gaze the rice fields, suddenly this guy pokes me and say “Hey bro, what’s up?”
![]() |
| Gambar hanya pemanis - Telor Ceplok Medium Well |

Komentar
Posting Komentar